Wozniak Terkejut Atas Kematian Steve Jobs

Wozniak, rekan Steve Jobs sekaligus co founder Apple mengaku sangat terkejut tatakala mendengar berita bahwa teman lamanya ini telah meninggal.

Dalam wawancaranya dengan CNN, Steve Wozniak mengaku merasa gamang seolah berada dalam mimpi untuk sesaat ketika mendengar kabar itu sama halnya ketika ia mendengar berita kematian John Lennon, JFK atau Martin Luther King.

Ketika mengenang kembali masa-masa dimana mereka berdua mulai mewujudkan mimpi dengan mendirikan Apple, Wozniak mengaku baik dia maupun Jobs sama-sama tak pernah menyangka bahwa perusahaan yang mereka rintis akan menjadi sebesar ini.

Steve Wozniak an Steve Jobs

Duo Steve: Jobs & Wozniak ketika merintis Apple di tahun 70-an

Sejak awal mereka meyakini bahwa mimpi keduanya bakal terwujud dan yakin pula bahwa apa yang mereka kerjakan akan memberi manfaat bagi banyak orang. Namun sekali lagi Wozniak dan Jobs tak pernah membayangkan bahwa Apple akan bertumbuh dengan luar biasa sebagaimana hari ini.

“Yes, I can, I can”
Itulah semboyan yang selalu dipegang oleh mereka berdua ketika merintis Apple. Berawal dari sebuah garasi di daerah California keduanya melangkah mewujudkan mimpi.

Saat itu yag menjadi visi Jobs dan Wozniak adalah membawa teknologi masa depan untuk saat ini. Steve selalu bertanya: “Bisakah Anda melakukan ini” atau “Dapatkah Anda melakukan itu?” Dan ketika memiliki karyawan Steve hanya mau satu jawaban dari karyawannya: “Yes I can, I can”. Dan hal itu harus benar-benar terwujud.

Wozniak memberi kontribusi besar bagi Apple I maupun Apple II terutama dalam hal perkembangan mikro komputer. Namun Jobs lebih menonjol karena bukan sekedar memiliki kemampuan teknis di bidangnya namun juga memiliki jiwa entrepreneur, marketer jenius sekaligus pemimpin yang visioner.

Steve Jobs meninggal pada tanggal 5 Oktober waktu setempat di usia 56 tahun setelah berjuang melawan kanker. Bulan Agustus lalu oleh karena alasan kesehatan Jobs mengundurkan diri dari posisinya selaku CEO Apple.

Tim Cook saat ini memimpin perusahaan yang dirintis oleh Jobs dan Wozniak ini selaku CEO atas rekomendasi Jobs.