Ultrabook Terbaru dengan Windows 8 dan Layar Sentuh

Ultrabook terbaru dari Samsung melengkapi jajaran Samsung New Series 5 Ultra dan Samsung New Series 7 Ultra sebelumnya. Dua ultrabook terbaru tersebut sudah mengusung hardware yang mendukung sistem operasi Windows 8 termasuk teknologi layar sentuh.

Samsung Series 5 Ultra – Ultrabook Terbaru di Series 5

Samsung Series 5 Ultra merupakan penyempurnaan dari pendahulunya, yaitu Series 5 530U3C. Sekilas kedua ultrabook terbaru tersebut bagai pinang dibelah dua, dua hal utama yang membedakan antara keduanya adalah keberadaan sistem operasi Windows 8 dan teknologi layar sentuh yang diusung oleh Samsung 540U3C.

Ultrabook Terbaru

Ultrabook sendiri hingga saat ini masih bisa dikatakan sebagai kategori yang relatif baru, kategori yang diciptakan oleh Intel dengan memfokuskan pada pada segmen konsumen dengan tingkat mobilitas tinggi dan memerlukan baterai yang tahan lama ini kini dikuasai oleh beberapa pabrikan utama. Samsung adalah salah satu pabrikan yang menuai sukses di kategori ini.

Ultrabook terbaru dari Samsung dengan layar sentuh 13.3 inchi, didukung oleh prosesor Intel ultra-low Voltage yang bertenaga namun hemat daya tak pelak menjadi idaman calon pembeli kelas menengah atas. Namun apakah konfigurasi hardware yang didesain khusus untuk Windows 8 plus teknologi layar sentuh benar-benar menjadikan ultrabook terbaru Series 5 ini lebih layak dipilih ketimbang pendahulunya? Berikut ulasannya:

Mengenal Lebih Dekat Ultrabook Terbaru Samsung Series 5 Ultra

Spesifikasi unit Samsung Series 5 Ultra yang diuji di sini adalah sebagai berikut:

ProcessorIntel Core i5-3317U 1.7GHz
MainboardIntel HM76 (Panther Point)
Memory8192 MB, 2x 4GB, PC3-12800, DDR3 SDRAM, 1600 MHz
Graphics CardIntel HD Graphics 4000, Core: 350 MHz, 9.17.10.2817
Layar13.3 inch 16:9, 1366x768 pixels, Yes, Samsung SEC0200, TN LED, WXGA, glossy
Hard driveSanDisk U100 128GB SSD
Sound CardIntel Panther Point PCH - High Definition Audio Controller
Ports2 USB 2.0, 1 USB 3.0, 1 VGA, 1 HDMI, Audio Connections: 3.5 mm audio/mic, Card Reader: SD
NetworkingRealtek RTL8168/8111 Gigabit LAN (10/100/1000), Intel Centrino Advanced-N 6235 (abgn), Bluetooth 4.0 Bluetooth
Dimensi22 x 315 x 219 mm (p x l x t)
Berat1644 kg - Power Supply: 0277 kg
Baterai45Wh Li-polymer 4-cell, 6100 mAh, 7.4 V
Sistem OperasiMicrosoft Windows 8 64-bit

Casing dan desain dari Samsung Series 5 Ultra tak banyak berbeda dibandingkan Samsung 530U3C. Dan sebagaimana juga casing Samsung 530U3C, casing ultrabook terbaru dari Samsung ini terbuat dari aluminium pada bagian atas dan fiberglass di bagian bawah. Kombinasi keduanya menghasilkan casing yang kuat dan stabil. Keberadaan teknologi layar sentuh membuat casing ultrabook terbaru ini mengalami sedikit penyesuaian sehingga bibit totalnya menjadi 1.6 kg yang berarti sekitar 160 gram lebih berat dibanding pendahulunya.

Pada bagian bawah casing Samsung Series 5 Ultra terdapat beberapa baut yang memudahkan proses perawatan maupun upgrade ultabook terbaru ini. Melalui panel di bagian bawah pemilik bisa melakukan perawatan terhadap kipas maupun pendingin prosesor. Selain itu penambahan RAM juga bisa dibilang mudah untuk dilakukan sendiri, Samsung 540U3C ultrabook terbaru ini mendukung kapasitas RAM maksimal hingga 12 GB.

Untuk sebuah ultrabook kemudahan akses pada bagian-bagian ini merupakan sebuah nilai plus yang jarang sekali dimiliki oleh para kompetitornya.

Kelengkapan Ultrabook Terbaru Samsung Series 5 Ultra

Seperti halnya ultrabook lain, Samsung 540U3C tidak menyediakan banyak port mengingat desain casingnya yang relatif tipis. Meski demikian semua port utama yang diperlukan sehari-hari sudah tersedia dengan baik, di antaranya adalah port USB 3.0, SD Card Reader, HDMI, Micro HDMI dan Gigabit LAN.
Samsung Series 5 Ultra juga diperlengkapi dengan kamera 1.3 MP untuk keperluan Skyping atau video chatting lainnya. Sementara microphone nya terletak di bagian kiri keyboard sehingga sedikit banyak suara ketikan keyboard turut terdengar saat chatting berlangsung.

Samsung New Series 5 Ultra

Dua speaker stereo terpasang di bagian bawah ultrabook terbaru Samsung ini, karena itu perlu kualitas suaranya sedikit mengalami gangguan manakala Samsung 540U3C diletakkan di atas pangkuan atau permukaan lunak seperti bantal.

Secara umum kualitas speakernya terbilang baik meski untuk mendapatkan hasil maksimal terutama saat menonton film atau memainkan game penggunaan headphone sangat disarankan untuk memperoleh kualitas suara yang optimal.

Keyboard & touchpad pada ultrabook terbaru Samsung Series 5 Ultra

Keyboard pada ultrabook terbaru ini sama sekali tidak berbeda dari Samsung Series 5 sebelumnya. Papan kunci Series 5 terkenal tidak berisik ketika digunakan dan memiliki feedback yang baik. Jarak antar tombol terbilang lega untuk ukuran ultrabook

Touchpad berukuran 103 x 55 mm pada ultrabook terbaru Samsung ini juga terbilang lebar sehingga cukup nyaman ketiga digunakan.

Ultrabook Terbaru

Ultrabook Terbaru

Ultrabook Terbaru

Kualitas Layar Ultrabook Terbaru Samsung Series 5 Ultra

Layar ultrabook terbaru ini adalah bagian yang menjadi pembeda utama dengan generasi sebelumnya. Karena menggunakan teknologi layar sentuh maka Samsung Series 5 Ultra tidak mengadopsi layar tipe matt sebagaimana digunakan oleh pendahulunya.

Layar ultrabook terbaru ini merupakan layar tipe LN LED dengan format 16:9. Resolusi 1.366×768 terbilang standar, akan lebih baik jika ultrabook terbaru ini mengadopsi layar dengan resolusi 1.600×900 pixel.

Pada pengujian layar ini memiliki tingkat luminasi 265.7 cd / m² dengan kontras 155:1 dan black level of 1.87 cd / m². Gejala perubahan iluminasi muncul ketika layar menampilkan gambar-gambar yang gelap sehingga tidak banyak terasa dalam keseharian. Dibandingkan kompeitornya, layar ultrabook terbaru Samsung ini tergolong di atas rata-rata.

Karena tidak menggunakan layar tipe matt maka saat digunakan di luar ruangan terasa adanya refleksi pada layar ultrabook Samsung Series 5 Ultra, karena itu jika terpaksa menggunakan di luar ruangan usahakan berada di tempat yang teduh.

Layar sentuh ultrabook terbaru Samsung Series 5 Ultra terbilang responsif dan presisi, namun demikian untuk penggunaan optimal sebaiknya satu tangan digunakan untuk menahan layar karena Samsung 540U3C tidak cukup kokoh menahan hentakan tangan pada saat pengoperasian melalui layar sentuh.

Performa Ultrabook Terbaru Samsung Series 5 Ultra

Sebagaimana sudah disebut sebelumnya bahwa ultrabook terbaru Samsung 540U3C ini menggunakan prosesor Intel Core i5-3317U ULV berkecepatan 1.7 GHz dengan Turbo Boost mode hingga 2.6 GHz.

Kinerja prosesor tersebut didukung dengan DDR3 RAM sebesar 8 GB yang terbagi dalam dua keping masing-masing berkapasitas 4 GB. Jika diperlukan maka ultrabook terbaru ini mendukung kapasitas memori maksimal hingga 12 GB.

Dalam pengujian menggunakan CPU dan GPU menggunakan Prime95 dan FurMark stress test, CPU berada pada angka 800 MHz. Namun setelah pengujian dalam mode tersebut berjalan cukup lama (lebih dari satu jam) maka angka tersebut bergerak di kisaran 1.7 hingga 2.6 GHz. Pengujian dengan Cinebench R11.5 juga tidak menunjukkan lonjakan penggunaan CPU.

Untuk pengujian performa sistem ultrabook terbaru Samsung Series 5 Ultra menempatkan dirinya di bawah Sony VaioSVT 1312V1ES. Pengujian dengan PCMark 7 ultrabook terbaru Samsung 540U3C mencetak 4.125 points yang berarti 20% lebih baik dari Samsung 530U3C. Dugaan saya ini terjadi karena penggunaan media penyimpanan tipe SSD.

Ultrabook terbaru ini dilengkapi dengan media penyimpanan SanDisk U100 solid state drive (SSD) berkapasitas 128 GB. Dalam operasional sehari-hari hardisk tipe SSD ini memberikan keuntungan dalam kecepatan loading saat sebuah PC dinyalakan. Selain itu SSD juga relatif hening ketika digunakan dibanding hardisk tipe konvensional.

Pada pengujian hardisk sendiri, SSD yang digunakan oleh ultrabook terbaru ini mencatat kecepatan hingga 447 MB / s pada mode pembacaan. Sementara pada mode menulis diperoleh angka 272 MB / s.

Untuk grafis, ultrabook terbaru dari Samsung ini mempercayakan pada Intel HD Graphics 4000 yang terintegrasi pada prosesornya. Chip grafis ini jelas tidak dirancang untuk memainkan games terbaru. Meski demikian untuk game-game biasa seperti FIFA 13 atau Battlefield 3 masih bisa dijalankan dengan cukup baik di ultrabook Samsung 540U3C.

Tingkat Kebisingan dan Panas Ultrabook Terbaru Samsung Series 5 Ultra

Berkat penggunaan media penyimpanan tipe SSD maka satu-satunya kebisingan yang ditimbulkan oleh ultrabook terbaru dari Samsung ini berasal dari kipas angin. Karenanya tingkat kebisingan yang dihasilkan Samsung Series 5 Ultra terbilang rendah yaitu 30.7 dB (A) pada kondisi idle. Sementara pada kondisi full load, tingkat kebisingan yang dihasilkan meningkat hingga 41.2 dB (A).

Panas yang dihasilkan saat kondisi idle tercatat 2 ° C lebih rendah dibanding kompetitornya dan saat digunakan meningkat antara 24 hingga 39.3 ° C.
Untuk kondisi full load dalam jangka waktu yang lama tercatat panas hingga 51.1 ° C, terutama pada bagian kiri atas. Sementara keyboard nya menerima dampak panas dari prosesor dan GPU sehingga tercatat angka antara 34.4 hingga 35.4 ° C.

Daya Tahan Baterai Ultrabook Terbaru Samsung Series 5 Ultra

Karena menggunakan prosesor hemat daya maka ultrabook terbaru Samsung ini hanya mengkonsumsi daya sebesar 6.5 hingga 11.2 watts pada kondisi idle. Sementara daya maksimum saat digunakan tercatat 40.6 watt.

Baterai yang digunakan pada ultrabook terbaru ini adalah tipe lithium-ion 45 Wh. Samsung mengklaim bahwa baterai ultrabook terbarunya sanggup bertahan hingga delapan jam. Hasil pengujian dengan Battery Eater membuktikan kebenaran klaim Samsung tersebut, bahkan 27 menit lebih lama dari klaim pabrikan. Tentu saja angka tersebut diraih jika menggunakan mode “energy saving profile” dimana tingkat cahaya pada layar diposisikan minimum sementara wireless diposisikan off. Sementara pada mode “Classic” dengan level cahaya maksimal dan modul wireless aktif diperoleh angka 2 jam 28 menit.

Pengujian paling realistis untk keseharian adalah pengujian surfing dengan WLAN dimana ultrabook terbaru dari Samsung ini mencatat angka 5 jam 40 menit. Sementara untuk memutar film didapat angka 4 jam 14 menit.

Opini Pribadi terhadap Ultrabook Terbaru Samsung 540U3C

Samsung Series 5 Ultra terbukti tangguh dan memberikan kesan positif pada berbagai pengujian. Kualitas casing yang baik dengan desain elegan memberikan impresi awal yang baik. Penggunaan hardisk tipe SSD bukan hanya meningkatkan performa namun juga mengurangi tingkat kebisingan yang dihasilkan secara signifikan. Sementara itu baterai yang tahan lama menjadikan ultrabook terbaru ini layak menjadi pilihan pengguna yang sibuk dan memiliki tingkat mobilitas tinggi.

Kemudahan dalam perawatan dan proses menambah RAM maupun mengganti hardisk melengkapi semua keunggulan yang telah dimiliki oleh ultrabook terbaru Samsung Series 5 Ultra ini.

Samsung Series 7 Ultra – Ultrabook Terbaru untuk Multimedia

Samsung Series 5 Ultra sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk keperluan sehari-hari, namun bagi pengguna yang membutuhkan ultrabook sebagai pusat multimedia maka Samsung juga memperkenalkan Samsung Series 7 Ultra dengan konfigurasi spesifikasi hardware yang lebih tinggi dibanding Samsung Series 5 Ultra.

Samsung Series 7 Ultra sendiri pertama kali diperkenalkan pada event Consumer Electronics Show 2013 di Las Vegas.

Ultrabook terbaru

Desain dan casing Samsung Series 7 Ultra tidak banyak berbeda dari ultrabook terbaru lain yang sudah dibahas sebelumnya yaitu Samsung Series 5 Ultra. Sebagian besar bagian pada casing ultrabook terbaru ini terbuat dari aluminium dengan warna menyerupai metal.

Jika diamati dengan seksama jelas sekali bahwa ultrabook terbaru di jajaran Series 7 ini dibuat dengan kualitas material yang tinggi dan proses produksi yang sangat teliti, bisa dibilang tidak ada hal yang bisa dicela dari kualitas material dan finishing casing Samsung Series 7 Ultra ini.

Dengan ukuran 32.4 x 22.4 x 1.75 cm dan berat 1.46 kg ultrabook ini setara dengan kompetitor sekelas, sebut saja Asus Zenbook Prime UX31A Touch atau Dell XPS 13. Sementara Samsung Series 5 Ultra sedikit lebih berat, ini menunjukkan bahwa meski sekilas nampak sama namun meteri yang digunakan oleh Samsung Series 7 Ultra tidak sepenuhnya sama degnan Series 5.

Kelengkapan Ultrabook Terbaru Samsung Series 7 Ultra

Untuk ukuran sebuah ultrabook, Samsung Series 7 Ultra cukup banyak menyediakan port. Selain USB 3.0 tersedia pula dua port USB 2.0. Meski tidak tersedia interface VGA namun port HDMI bisa ditemukan pada ultrabook terbaru ini. Desain penempatan port RJ-45 yang tersembunyi menjadikan Samsung Series 7 Ultra tampak ramping dan elegan.

Keyboard dan TouchPad

Sama halnya dengan Samsung Series 5 Ultra, ultrabook terbaru di jajaran Series 7 ini juga mengusung keyboard yang tidak berisik dan nyaman digunakan. Sementara touchpad berukuran 107 x 77 mm termasuk lebar untuk ukuran ultrabook.

Layar Samsung Series 7 Ultrabook Terbaru

Hampir semua ultrabook terbaru sudah mendukung resolusi Full HD, demikian pula halnya dengan Samsung Series 7 Ultra yang memiliki layar beresolusi 1.920 x 1080 pixel dalam format 16:9. Tipe layar yang digunakan adalah IPS tipe CMN1343.

Ketika diuji dengan X-Rite !1Pro 2 tercatat luminasi 313 cd / m². Angka tersebut jelas lebih baik dari MacBook Air 13 yang hanya mentok di angka 279 cd / m². Secara subjektif rasanya layar ultrabook terbaru keluaran Samsung ini lebih baik dibandingkan MacBook Air 13 (keluaran 2012).

Berbeda dengan Samsung Series 5 Ultra, ultrabook terbaru di Seri 7 ini sudah mengusung layar tipe matt. Perpaduan permukaan bertipe matt dengan tingkat kecerahan yang baik menjadikan ultrabook terbaru Samsung ini sangat mumpuni untuk digunakan di luar ruangan.

Berkat teknologi IPS yang digunakan maka layar Samsung Series 7 Ultra juga memiliki viewing angles yang sangat baik tanpa mengurangi ketajaman gambarnya sebagaimana terjadi pada ultabook atau laptop yang masih menggunakan teknologi TN.

Performa Samsung Series 7 Ultrabook Terbaru

Samsung Series 7 Ultra yang diuji di sini mengguakan prosesor Intel Core i5-3337U dual-core dengan kecepatan 1.8 GHz. Prosesor ini menggantikan Intel Core i5-3317U yang dipakai generasi sebelumnya.

Prosesor ini dikombinasikan dengan SSD storage berkapasitas 256 GB dan 6GB DDR3 memori untuk menghasilkan performa yang maksimal.

Ultrabook terbaru Samsung Series 7 Ultra yang diuji di sini memiliki spesifikasi:

ProcessorIntel Core i5-3337U 1.8 GHz
MainboardIntel HM76 (Panther Point)
Memory6144 MB, DDR3, 1600 MHz, 2 GB onboard, 4GB interchangeable, max. 10 GB, PC3-12800
Graphics CardAMD Radeon HD 8550M - 1024 MB, Core: 400 MHz, Memory: 600 MHz, Enduro, GDDR3, 9.3.5.0, Intel GMA HD 4000
Layar13.3 inch 16:9, 1920x1080 pixels, Chi Mei Innolux N133HSE-EA1 (CMN1343), IPS LED, 350 nits, full HD, 1080p, matt
Hard driveSamsung SSD PM841 MZMTD256HAGM, 256 GB
Sound CardRealtek ALC269 @ Intel Panther Point PCH - High Definition Audio Controller
Ports2 USB 2.0, 1 USB 3.0, 1 HDMI, 1 Kensington Lock, Audio Connections: 3.5 mm stereo jack, Card Reader: SD, SDHC, SDXC, MMC, Sensors: Ambient light sensor, VGA (via adapter)
NetworkingRealtek PCIe GBE Family Controller (10/100/1000MBit), Intel Centrino Advanced-N 6235 (abgn), 4.0 Bluetooth
Dimensi17.5 x 324 x 224 mm ( panjang x lebar x tinggi)
Berat1:46 kg Power Supply: 0225 kg
Baterai57 Wh Lithium-Ion 4-cell, 7560 mAh, 7.6 V, tightly integrated
Sistem OperasiMicrosoft Windows 8 64-bit

Pada pengujian menggunakan Cinebench R11.5 mode multi-threaded computation (64-bit), Samsung Series 7 Ultra mencatat nilai 2.49 points. Sementara ultrabook lain yang masih menggunakan Intel Core i5-3317U mencatat nilai 2.41 points.

Pengujian Futuremark PCMark 7 menempatkan Samsung Series 7 Ultra dengan nilai 4,711 point.
Unit Samsung Series 7 Ultra yang diuji kali ini diperlengkapi dengan SSD 256 GB buatan Samsung sendiri. Pada pengujian CrystalDiskMark SSD ini tercatat memiliki kecepatan 254 MB / s dalam menulis dan 517 MB / s dalam membaca.

Karena sudah didukung dengan AMD Radeon HD 8550M maka ultrabook terbaru Series 7 ini mencatatkan nilai 1.364 points dalam pengujian dengan 3DMark11. Angka tersebut memang tidak cukup menempatkan Samsung Series 7 Ultra sebagai mesin game namun beberapa game masih bisa dimainkan dengan baik, misalnya Fifa 13, World of Warcraft atau Trackmania.

Performa tersebut sudah sangat baik mengingat bahwa Samsung Series 7 Ultra memang merupakan mesin multimedia bukan mesin game.

Tingkat Kebisingan dan Panas Samsung Series 7 Ultrabook Terbaru

Lagi-lagi hardisk tipe SSD memberi keuntungan dalam hal tingkat kebisingan yang dihasilkan oleh ultrabook terbaru ini. Saat digunakan untuk menjalankan aplikasi office Samsung Series 7 Ultra hanya menghasilkan kebisingan maksimal 32.2 dB (A). Sementara dalam kondisi idle tercatat 29.9 dB (A).

Saat menjalankan aplikasi berat kipas anginnya berputar semakin kencang dan menghasilkan kebisingan hingga 38.2 dB (A). Secara keseluruhan Samsung Series 7 Ultra termasuk ultrabook yang hening ketika digunakan.

Berkat penggunaan material aluminium pada casing maka panas yang dihasilkan oleh ultrabook terbaru ini juga termasuk rendah. Bagian “palm rest” dalam kondisi idle tercatat panas maksimal 27.5 ° C. Sementara pada bagian lain hanya tercatat panas 30.5 ° C yang menunjukkan bahwa sistem pendinginan Samsung Series 7 Ultra dirancang dengan sangat baik.

Saat menjalankan aplikasi mulai nampak ada peningkatan panas di bagian atas keyboard namun tidak mengganggu.

Speaker dan Baterai Samsung Series 7 Ultrabook Terbaru

Samsung Series 7 Ultra diperlengkapi dengan speaker stereo 2 watt keluaran JBL. Kualitas suara lebih mantap daripada Samsung Series 5 Ultra. Jika memang masih belum puas maka bisa ditambah speaker eksternal yang memungkinkan terkoneksi baik melalui port HDMI maupun 3.5 mm stereo jack.

Samsung Series 7 Ultrabook terbaru ini mengusung baterai 57 watt tipe lithium empat sel. Battery Eater Reader test pada setting minimum brightness tanpa wireless mencatat bahwa Samsung Series 7 Ultra bertahan selama 9 jam 40 menit.
Pada test dengan kondisi ekstrem yaitu layar disetting pada tingkat tertinggi dan semua modul wireless diaktifkan baterai ultrabook terbaru Samsung ini terkuras dalam waktu 2 jam 24 menit.

Tentu pengujian yang mencatat hasil paling realistis dengan penggunaan keseharian adalah pengujian “surfing via WLAN” yang menunjukkan bahwa Samsung Series 7 Ultrabook terbaru ini bertahan selama 6 hours and 20 minutes.

Opini Pribadi Mengenai Samsung Series 7 Ultrabook Terbaru

Samsung Series 7 Ultra hadir dengan casing yang bukan hanya menarik dari segi desain namun sekaligus stabil, kokoh dan membantu stabilitas panas selama operasional. Kelengkapan dan port yang tersedia terbilang lengkap untuk ukuran sebuah ultrabook.
Daya tahan baterai yang cukup lama ditambah layar berlapis matt menjadikan ultrabook terbaru ini layak digunakan sebagai rekan kerja kapanpun dan dimanapun.

Sama halnya dengan Samsung Series 5 Ultra, Samsung Series 7 Ultra juga memungkinkan pengguna untuk melakukan perawatan sendiri terhadap kipas angin dan pendingin prosesor karena keduanya mudah diakses hanya dengan melepaskan baut. Jika dibutuhkan, pengguna juga bisa mengganti dan menambahkan keping memori untuk meningkatkan performa Samsung Series 7 Ultra.

Samsung Series 7 Ultra vs. Samsung Series 5 Ultra

Bingung memutuskan mana yang hendak dibeli antara kedua ultrabook terbaru tersebut? Sesuaikan saja dengan kebutuhan, jika Anda lebih banyak menggunakan ultrabook untuk aplikasi office sambil mendengarkan musik, sesekali memutar film atau memainkan game maka Samsung Series 5 Ultra sudah lebih dari cukup untuk memfasilitasi keperluan Anda. Malah jika Windows 8 dan touchscreen tidak Anda anggap penting maka Samsung Series 5 530U3C sudah cukup untuk keperluan sehari-hari dan harganya juga lebih murah.

Sementara jika pekerjaan Anda banyak melibatkan multimedia seperti mengedit foto atau video maka Samsung Series 7 Ultra adalah pilihan yang lebih tepat untuk Anda.
Seperti apapun kebutuhan Anda akan sebuah personal computer, kedua ultrabook keluaran Samsung ini menjanjikan dukungan mobilitas yang baik berkat bobot keduanya yang sangat ringan, ringkas sehingga mudah dibawa-bawa ditambah lagi daya tahan baterai yang cukup lama memberikan rasa aman tersendiri ketika Anda jauh dari sumber listrik.

Penting atau tidaknya sistem operasi Windows 8 dan teknologi layar sentuh, tentu kembali pada preferensi dan selera pribadi masing-masing. Jika keduanya bukan merupakan hal mutlak maka tak ada salahnya mempertimbangkan tipe lain di Series 5 ataupun Series 7 yang belum dilengkapi dengan layar sentuh namun harganya juga lebih murah.